Jumlahkan, kurangkan, kalikan, atau bagi dua pecahan. Hasilnya ditampilkan dalam bentuk paling sederhana, pecahan campuran, dan desimal.
Penjumlahan dan pengurangan pecahan
Jika penyebutnya sama, cukup jumlahkan atau kurangkan pembilangnya. Jika berbeda, samakan dulu penyebutnya, sebaiknya dengan KPK (kelipatan persekutuan terkecil).
a/b + c/d = (a × d + c × b) ÷ (b × d)
Contoh: 1/2 + 1/3 = (3 + 2) ÷ 6 = 5/6
Perkalian pecahan
Kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.
a/b × c/d = (a × c) ÷ (b × d)
Contoh: 2/3 × 3/4 = 6/12 = 1/2
Pembagian pecahan
Membagi dengan pecahan sama dengan mengalikan dengan kebalikannya.
a/b ÷ c/d = (a × d) ÷ (b × c)
Contoh: 1/2 ÷ 1/4 = 4/2 = 2
Menyederhanakan pecahan
Bagi pembilang dan penyebut dengan FPB (faktor persekutuan terbesar) keduanya. Pada 12/18, FPB-nya 6, sehingga 12/18 = 2/3. Kalkulator ini selalu menampilkan pecahan dalam bentuk paling sederhana.
Pecahan campuran
Pecahan yang pembilangnya lebih besar dari penyebut disebut pecahan biasa tidak murni dan bisa ditulis sebagai pecahan campuran. Misalnya 7/4 = 1 3/4.
Baca juga: Cara menghitung pecahan: lengkap dengan contoh
Pertanyaan umum
Bisakah memakai bilangan negatif?
Bisa, tulis tanda minus di depan pembilang, misalnya −3 dan 4 untuk −3/4.
Mengapa penyebut tidak boleh nol?
Karena pembagian dengan nol tidak terdefinisi dalam matematika.