Kalkulator diskon dan harga setelah diskon

Masukkan harga awal dan persentase diskon untuk mengetahui harga akhir dan berapa yang Anda hemat. Jika ada diskon tambahan dari harga yang sudah dipotong (misalnya “diskon 50% + 20%”), isi juga kolom kedua.

Cara menghitung diskon

Kalikan harga dengan persentase diskon lalu bagi 100 untuk mengetahui potongannya. Setelah itu, kurangi harga awal dengan potongan tersebut.

Harga akhir = harga × (1 − diskon ÷ 100)
Contoh: Rp200.000 diskon 25% = 200.000 × 0,75 = Rp150.000 (hemat Rp50.000)

Diskon bertingkat tidak dijumlahkan

Saat promo “diskon 50% + 20%”, banyak orang mengira totalnya 70%. Padahal diskon kedua dihitung dari harga yang sudah dipotong. Barang seharga Rp100.000 setelah diskon 50% menjadi Rp50.000, lalu dipotong 20% dari Rp50.000 yaitu Rp10.000. Harga akhirnya Rp40.000, jadi diskon sebenarnya 60%, bukan 70%.

Promo beli 2 gratis 1 dan beli 1 gratis 1

Promo seperti ini juga bisa diubah menjadi persen. Beli 1 gratis 1 berarti Anda membayar satu dari dua barang, setara diskon 50% per barang. Beli 2 gratis 1 berarti membayar dua dari tiga barang, setara diskon sekitar 33%. Promo ini hanya menguntungkan jika Anda memang membutuhkan semua barangnya.

Tips belanja saat promo

  • Bandingkan harga promo dengan toko lain, bukan hanya dengan harga coret.
  • Perhatikan ongkos kirim dan biaya layanan yang bisa mengurangi nilai diskon.
  • Pada promo cashback, ingat bahwa uang kembali sering berupa koin atau saldo, bukan potongan harga langsung.

Baca juga: Cara menghitung diskon, termasuk diskon bertingkat

Pertanyaan umum

Bagaimana cara mencari persentase diskon dari dua harga?

Kurangi harga awal dengan harga akhir, bagi dengan harga awal, lalu kalikan 100. Dari Rp50.000 menjadi Rp40.000: (50.000 − 40.000) ÷ 50.000 × 100 = 20%.

Bagaimana cara mencari harga sebelum diskon?

Bagi harga akhir dengan (1 − diskon ÷ 100). Barang yang dibayar Rp60.000 setelah diskon 25% harga awalnya Rp60.000 ÷ 0,75 = Rp80.000.